OUR SAFETY OPERATION

 

Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah nilai utama yang harus diperhatikan dalam kegiatan operasional PT Arutmin Indonesia. Tujuan utama dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja adalah mencegah terjadinya kecelakaan yang berakibat fatal dan cidera serta kerusakan aset-aset perusahaan.

Dalam upaya melindungi dan mencegah terjadinya kecelakaan dan kerusakan akibat kegiatan operasional tambang dan pelabuhan, manajemen Arutmin berkomitmen untuk menerapkan dan terus meningkatkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Penerapan SMK3 Arutmin adalah wajib bagi seluruh karyawan dan kontraktor yang terlibat dalam kegiatan operasiona Arutmin. SMK3 Arutmin dirancang dan dikembangkan sejalan dengan kebutuhan perusahaan agar dapat memenuhi persyaratan minimum dalam elemen-elemen OHSAS 18001:2007, Permenaker 05/MEN/1996 tentang SMK3 dan ISO 14001:2004. SMK3 Arutmin akan terus dievaluasi dan diperbaharui secara berkala untuk memastikan tetap relevan dan efektif sesuai dengan tahapan perkembangan perusahaan dan industri pertambangan khususnya batubara.

Di dalam SMK3 Arutmin, dijelaskan bahwa:

1.  Semua risiko keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi kerja harus diidentifikasi dan dikendalikan

2.  Standar keselamatan dan kesehatan kerja harus sesuai dan memenuhi peraturan perundangan yang ditetapkan oleh pemerintah

3.  Peralatan kerja harus selalu diperiksa dan dirawat secara berkala

4.  Pengenalan atau informasi mengenai petunjuk keselamatan dan kesehatan kerja harus diberikan kepada seluruh karyawan, kontraktor, tamu dan setiap orang yang memasuki wilayah kerja Arutmin

5.  Kebersihan dan kerapian tempat kerja harus selalu dijaga dan terus dipelihara

6.  Investigasi suatu kejadian kecelakaan atau pelanggaran atas peraturan harus segera dilakukan untuk mencegah terulangnya kembali kejadian yang sama

Semua karyawan dan kontraktor yang terlibat dalam kegiatan operasional Arutmin berkewajiban untuk melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai prosedur kerja yang berlaku dan melaporkan setiap kejadian dan kondisi yang dapat merugikan diri pribadi, orang lain atau bahkan perusahaan. Untuk itu dalam usaha peningkatan kesadaran dan kepedulian karyawan serta kontraktor dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi kerja masing-masing maka Arutmin akan terus mendorong dan berupaya dengan:

1.  Melakukan identifikasi, penilaian dan pengendalian risiko setiap kegiatan operasi yang dilakukan

2.  Meningkatkan komunikasi, konsultasi dan partisipasi karyawan dalam pelaksanaan K3 di lapangan

3.  Melakukan pengamatan dan inspeksi di setiap lokasi kerja serta peralatan yang digunakan

4.  Meningkatkan kompetensi karyawan melalui pelatihan-pelatihan K3

5.  Melaporkan setiap tindakan dan kondisi tidak aman untuk segera dilakukan perbaikan

6.  Melaksanakan audit keselamatan dan kesehatan kerja secara berkala

7.  Meninjau ulang semua pencapaian dan penerapan K3 untuk peningkatan berkelanjutan